3 Hal yang Bisa Menyebabkan Turun Mesin

3 Hal yang Bisa Menyebabkan Turun Mesin

3 Hal yang Bisa Menyebabkan Turun Mesin – Image: Unsplash / pixabay.com

3 Hal yang Bisa Menyebabkan Turun Mesin – Overhaul mesin merupakan proses pengecekan serta perawatan seluruh mesin mobil. Mesin akan dibongkar untuk diperiksa komponen-komponen yang ada di dalamnya. Apabila ternyata terdapat komponen yang rusak maupun kurang berfungsi dengan baik maka akan diganti dengan komponen yang baru, setelah itu seluruh komponen disusun kembali.

Biaya yang mesti dikeluarkan untuk turun mesin cukup mahal, meliputi biaya jasa serta biaya komponen. Untuk jenis komponen yang diganti pun lumayan banyak, semisal karet seal serta paling silinder.

Maka dari itu, agar mesin Anda tidak Overhaul mesin atau turun mesin, mesti mengetahui apa saja gejala mesin yang tak normal. Supaya mobil tak mendadak rusak. Terdapat 3 kondisi yang mesti Anda perhatikan serta diantisipasi supaya mesin mobil Anda tidak turun mesin.

3 Hal yang Bisa Menyebabkan Turun Mesin

1. Memaksa Mesin Terus Bekerja Ketika Kepanasan

Sewaktu mobil dikendarai dan tiba-tiba mesin mati, lebih baik jangan langsung menyalakan mesin. Sebaiknya perhatikan dahulu bagian jarum penunjuk temperatur mesin tersebut. Jika jarum tersebut menunjukkan H yang berarti Hot, sebaiknya mesin jangan dihidupkan terlebih dahulu. Lebih baik lakukanlah pengecekan pada sistem pendinginnya.

Jika pengecekan pun masalahnya tidak ditemukan, jangan paksa untuk menghidupkannya kembali, sebab overheating bisa terjadi lagi. Sebaiknya mintalah bantuan kepada teknisi langganan Anda untuk diperbaiki.

2. Mobil Terus Beroprasi Walaupun Oli Habis

Sewaktu mesin tak terlumasi oli, maka indikator oli yang ada di dashboard akan menyala. Apabila hal seperti ini terjadi, maka mesin mobil segera dimatikan, setelah itu lakukanlah pengecekan pada kapasitas oli melalui tongkat oli.

Apabila habis, segera tambahkan. Periksa pula apakah ada kebocoran oli atau tidak. Jika terdapat kebocoran oli, segera perbaiki dan jangan sampai mesin mobil dinyalakan hingga kebocorannya diperbaiki. Tidak hanya memeriksa kuantitasnya saja, namun sirkulasi oli pun mesti diperiksa. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah mesin layak dinyalakan atau tidak.

3. Mesin Kemasukan Air

Air bisa masuk ke mesin melalui saluran udara. Biasanya keadaan ini terjadi ketika mobil melewati jalanan yang tergenang air dengan ketinggian menjangkau lubang saluran isap.
Karena daya isapnya sangat kuat, maka air pun akan sangat mudah terisap dan masuk ke mesin. Air yang masuk tersebut akan menekan piston, sehingga bisa menyebabkan piston pecah, patahnya pada bagian connecting Rod, katup bengkok serta mesin pun akan macet total. Untuk mencegahnya, jangan sesekali menghidupkan mesin mobil serta memaksanya untuk melewati jalanan yang tergenang air yang sudah melebihi roda mobil.

Add Comment