5 Komponen Mobil yang Harus di Ganti Supaya Seger Lagi

5 Komponen Mobil yang Harus di Ganti Supaya Seger Lagi

5 Komponen Mobil yang Harus di Ganti Supaya Seger Lagi – Image: en.wikipedia.org

Apabila mobil sangat boros dan hanya bisa menempuh jarak yang pendek, jangan merasa kesal dan mengecap bahwa mobil yang Anda miliki merupakan produk gagal. Banyak sekali faktor yang bisa menentukan borosnya bensin mobil seperti rute yang ditempuh, cara berkendara, serta komponen mobil yang dipakai.

Berikut ini ada 5 komponen mobil yang apabila di ganti maka jarak tempuhnya menjadi lebih baik, kelima komponen ini mudah dibeli bahkan beberapa di antaranya dapat diganti sendiri tanpa harus pergi ke bengkel. Nah, berikut lima komponen mobil tersebut.

5 Komponen Mobil yang Harus di Ganti

 

Busi

Fungsi busi yaitu untuk memantik api ke dalam ruang pembakaran mesin. Gantilah busi supaya performanya bagus. Busi yang baru, mesin pun akan berfungsi lebih bersih serta efisien

Saringan Udara

Sesuai dengan namanya, fungsi saringan udara ini untuk menyaring udara masuk ke mesin mobil. Apabila saringan udara mobil Anda kotor, maka jarak tempuhnya pun akan berkurang. Maka dari itu lakukanlah pemeriksaan secara rutin pada komponen saringan udara, apabila sudah tidak layak digunakan sebaiknya diganti.

Ban

Ban memberi traksi serta kontrol pada mobil. Ban yang sudah tipis, kempes, ataupun robek akan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar yang lumayan tinggi karena lajunya terlalu berat.

Periksalah tekanan ban setiap bulan supaya kendaraan nyaman digunakan dan efisien bahan bakar.

Sensor Aliran Udara

Fungsi sensor aliran udara ini yaitu untuk mengukur udara yang masuk menuju mesin serta mengirim informasi tersebut ke sebuah komputer mesin mobil. Setelah itu akan mengatur sistem pengapian mobil, injeksi bahan bakar serta sistem transmisi.

Apabila sensor aliran udara kotor, maka informasi yang akan disampaikan menjadi tak akurat. Dan hal itu pun akan berpengaruh pada pasokan bahan bakar menuju mesin.

Sensor Oksigen

Komponen mobil yang terakhir yaitu sensor oksigen, fungsinya untuk memonitor aliran udara pembuangan yang keluar melalui knalpot kendaraan sebelum serta sesudah melewati komponen catalytic converter. Data yang diperoleh selanjutnya dikirim menuju komputer mesin yang selanjutnya akan mengatur tingkat injeksi bahan bakar. Apabila komponen sensor oksigen rusak, maka data yang dikirimkan pun akan salah. Sebaiknya ganti setiap sensor yang ada di mobil setiap menempuh 100.000 mil.

Add Comment