Ingin Tidur Nyenyak? Pilih Jenis Bantal yang Tepat

Jenis Bantal Tidur yang Nyaman

Jenis Bantal Tidur yang Nyaman

Pernahkah kamu mendengar istilah salah bantal?  Gejala yang muncul dari salah bantal pada umumnya seperti rasa kaku di bagan leher serta terasa sakit apabila digerakkan. Gejala salah bantal ini biasanya terjadi sesudah kita bangun tidur. Untuk penyebabnya bisa dikarenakan posisi tidur yang salah sehingga membuat leher sakit atau bisa karena salah menggunakan jenis bantal.

Meskipun belum bisa dipastikan bahwa gejala tersebut diakibatkan oleh bantal, namun menggunakan bantal yang tidak pas dengan tubuh bisa mengakibatkan tidur menjadi tidak nyaman. Bahkan kerap kali bisa mengakibatkan sakit pada bagian tulang punggung.

Bantal sendiri terdiri dari bermacam jenis, pada umumnya jenis bantal dibedakan atas bentuk serta bahan pengisinya. Setiap jenis pengisi bantal mempunyai ciri tersendiri serta berpengaruh terhadap kesehatan.

Tahukah kamu, bahwa berbeda jenis bantal akan berbeda pula kenyamanannya. Maka dari itu kenalilah bahan pengisi bantal serta pilihlah yang tepat supaya bisa tidur nyenyak, nyaman dan berkualitas.

Lalu apa saja jenis bahan pengisi bantal yang dimaksud? Berikut ulasannya.

5 Jenis Bantal Tidur yang Nyaman

1. Memory Foam

Jenis pengisi bantal pertama adalah Memory foam. Jika mendapat tekanan dan untuk kembali ke dalam bentuk semula,  bantal dengan pengisi Memory Foam ini hanya memerlukan beberapa waktu saja. Memory foam bisa menyerap keringat dengan cepat sehingga nyaman digunakan.

2. Lateks

Bahan lateks terbuat dari getah karet. Terdapat 2 jenis bahan lateks, yakni lateks natural lebih dari 80% terbuat dari getah karet serta lateks sintetis yaitu 80% terbuat dari bahan sintetis.

Permukaan jenis bantal lateks lebih keras ketimbang bantal dakron dan permukaan bantal dari lateks pun rata. Jenis yang pertama adalah jenis bantal lateks yang bagus.

Bagi kamu yang mempunyai masalah dengan tulang leher serta tulang belakang, maka pakailah bantal isi lateks. Tidak hanya itu saja, bantal lateks pun bebas tungau sehingga bahan lateks adalah isi bantal yang bagus dan cocok bagi penderita alergi. Jenis bantal ini bersifat sebagai isolator, sehingga permukaan pada bantal ini akan tetap berada dalam suhu normal walaupun berada di tempat yang panas.

Baca: Hati-hati, Salah Memilih Cat Rumah Bisa Menyebabkan Kanker

3. Dakron

Bagi seseorang penderita alergi dan asma, sejumlah dokter menyarankan untuk menggunakan bantal berisi dakron, sebab mempunyai kecenderungan tidak menyerap debu serta tidak menjadi sarang bagi tungau dan juga bakteri.

Bahan dakron terbuat dari serat plastik yang sangat halus. Ketika akan dipakai sebagai bahan pengisi bantal, maka kamu bisa mengisinya dengan 2 cara, yakni dengan cara dilipat ataupun dengan cara di gumpal.

Terdapat 3 jenis bantal dakron yang beredar di pasaran, yakni siliconized polyster fiber, silicon, dan dacron reguler.

Jenis dakron siliconized polyster fiber adalah jenis dakron paling mahal. Siliconized polyster fiber mempunyai bobot yang sangat ringan namun mengembang. Seratnya pun halus sehingga sangat empuk sewaktu digunakan.

Untuk jenis dakron silicon terbagi ke dalam 2 kelas, yakni Grade A dan Grade B. Grade A mempunyai serat halus serta berwarna putih, sedangkan Grade B berwarna kehitaman.

Ketiga adalah jenis dakron reguler. Jenis ini paling murah di antara ketiganya. Bahan bakunya adalah recycle dengan serat yang cukup kasar serta tidak mengembang.

4. Kapuk

Bahan kapuk merupakan bahan pengisi bantal yang sudah digunakan sejak lama. Bahan kapuk cukup kuat dalam menahan beban. Ketebalannya bisa disesuaikan. Kekurangan bahan ini adalah mudah berdebu serta menjadi sarang tungau yang bisa menyebabkan gangguan kulit dan juga pernapasan.

Kekurangan lainnya adalah bisa menjadi salah satu pemicu asma. Seseorang yang mempunyai asma serta alergi, sangat tidak disarankan untuk memakai bantal dengan bahan kapuk ini. Bahan kapuk pun bisa menyimpan kelembaban di mana kelembaban tersebut mengakibatkan bantal menjadi padat.

5. Bulu Angsa

Bantal dengan isi bulu angsa dikenal sebagai jenis bantal termahal ketimbang bantal dengan isi lainnya. Ada 2 jenis bulu angsa yang bisa dipergunakan untuk mengisi bantal, yakni bulu angsa bagian leher yang sangat alu serta bulu angsa bagian dada yang mengandung tulang.

Kelemahan batal bulu angsa yaitu sering menjadi tempa tinggal tungau serta debu, sehingga bantal bulu angsa ini sangat tidak cocok digunakan untuk seseorang yang alergi debu.

Akan tetapi dalam hal kelembutan, bantal bulu angsa sangat lembut dan bantal paling nyaman di antara jenis lainnya. Kian banyak bulu angsa yang dipergunakan, maka kelembutan bantal akan menambah. Bantal bulu angsa adalah bantal yang nyaman untuk tidur.

Add Comment