Motor Kredit Hilang? Lapor Ke Polisi atau Ke Leasing Dulu?

Motor Kredit Hilang? Lapor Ke Polisi atau Ke Leasing Dulu?

Motor Kredit Hilang? Lapor Ke Polisi atau Ke Leasing Dulu?

Motor Kredit Hilang? Lapor Ke Polisi atau Ke Leasing Dulu? – Maraknya aksi pencurian sepeda motor membuat di antara kita merasa was-was. Terlebih bagi yang mempunyai sepeda motor namun masih dalam proses kredit. Apabila mengalami kejadian seperti itu, jangan khawatir, terdapat solusi yang dapat kita lakukan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Motor Kredit Hilang?

Sebagian orang berpendapat bahwa apabila terjadi kehilangan sepeda motor masih kredit, maka mesti segera melaporkannya ke polisi, ada pula yang berpendapat apabila motor hilang tapi masih kredit maka mesti melaporkannya ke Leasing terlebih dahulu. Sebenarnya mana yang benar?

Motor yang dibeli secara kredit sudah dilengkapi asuransi motor. Sehingga, apabila kita tidak ingin membayar tagihan bulanan motor yang dicuri ataupun hilang maka diwajibkan untuk mengurus surat-surat sesuai dengan prosedur Leasing. Pada umumnya, semua Leasing mempunyai persyaratan yang hampir serupa.

Baca: Apa Saja Keuntungan dan Manfaat Asuransi ?

Sewaktu kita menjadi korban pencurian kendaraan, maka diwajibkan menghubungi pihak Leasing terlebih dahulu dan jangan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Mengapa motor kredit yang hilang mesti dilaporkan ke pihak Leasing terlebih dahulu?

Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan proses pencairan dari klaim asuransi.

Menurut costumer Service salah satu perusahaan Leasing, apabila motor kredit hilang dan kita sebagai korban pencurian melaporkannya ke pihak polisi terlebih dahulu maka otomatis kunci kendaraan beserta STNK akan disita oleh pihak kepolisian untuk dijadikan sebagai barang bukti. Padahal, kedua benda tersebut sangat diperlukan pihak Leasing untuk mengajukan klaim asuransi motor kita.

Lantas bagaimana jika sudah terlanjur melapor ke pihak kepolisian? Apa yang harus dilakukan?

Pihak Leasing akan meminta kita surat kehilangan dan bukti penyitaan dari pihak kepolisian.

Bagi korban yang langsung melapor ke pihak Leasing, pada umumnya pihak Leasing akan memberi waktu pengaduan 5 x 24 jam sesudah kejadian. Pihak Leasing akan memberikan informasi mengenai surat-surat apa saja yang mesti disiapkan oleh korban.

Seperti yang telah dijelaskan, bahwa STNK beserta kunci kendaraan memiliki peranan yang sangat penting dalam proses klaim asuransi. Sehingga kedua benda tersebut harus diamankan, jangan sampai kedua benda tersebut ikutan hilang.

Baca: 4 Tips Kredit Motor Agar Disetujui Meski Tinggal di Kontrakan atau Kos

Lalu bagaimana jika STNK beserta kunci kendaraan tidak ada? Apa yang terjadi, apakah klaim bisa dilakukan?

Apabila STNK beserta kunci kendaraan tidak ada, maka klaim asuransi tidak dapat dilakukan. Sebab terdapat indikasi bahwa hilangnya motor tersebut bukan karena di curi melainkan karena digelapkan dalam artian hanya akal-akalan kita saja. Walaupun bisa, prosesnya akan berjalan lama, mesti menunggu penyelidikan dari kepolisian.

Berapa lama proses klaim asuransi motor kredit hilang?

Prosesnya sangat beragam, bisa 1 sampai 3 bulan. Perlu diingat, selama masa klaim berlangsung pemilik kendaraan masih harus tetap membayar tagihan cicilan setiap bulannya hingga asuransi cair.

Sesudah asuransi cair, maka cicilan pun akan dianggap lunas, lalu pihak korban pencurian akan memperoleh dana kompensasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan pihak asuransi.

Itulah prosedur yang harus dilakukan jika motor kredit hilang. Sebisa mungkin jagalah sepeda motor kita. Bagi yang pernah mengalami kejadian tersebut, silahkan berbagi seperti apa prosedur lengkapnya dengan berkomentar di bawah ini.

2 Comments

  1. Nina 14 Januari 2017
    • Ahmad Sape'i 16 Januari 2017

Add Comment