Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) – Apartemen bisa dibilang sebagai salah satu properti yang semakin waktu semakin diminati, terlebih bagi seseorang yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta. Lokasi yang berada dekat dengan tempat untuk beraktivitas dan adanya fasilitas yang lengkap menjadi nilai lebih dari hunian berbentuk vertikal ini.

Selain  itu, apartemen pun termasuk ke dalam jenis properti yang nilai investasinya lumayan menjanjikan, sehingga membuat begitu banyak orang ingin memilikinya. Akan tetapi, membeli sebuah apartemen secara tunai bisa dibilang cukup berat bagi sebagian kalangan. Hal tersebut disebabkan harga apartemen sekarang ini terbilang tinggi.

Namun, apabila kamu berniat untuk tinggal dan membeli apartemen namun tidak mempunyai cukup uang untuk membelinya secara tunai, kamu tidak perlu khawatir lagi. Sebab kamu bisa memilikinya dengan cara Kredit Pemilikan Apartemen mandiri, bni, btn, bca, atau lainnya.

Lantas bagaimana cara mengajukan KPA? Nah berikut ini Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Berikut ulasannya.

Seputar dan Syarat Mengajukan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

1. Pengajuan Awal

Terdapat beberapa syarat yang mesti kita penuhi untuk membeli apartemen KPA. Sama seperti pengajuan lainnya, untuk mengajukan KPA ini kita mesti mengisi formulir pengajuan KPA dan melengkapi dokumen yang diperlukan. Adapun dokumen yang diperlukan tersebut antara lain:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi Surat Nikah.
  • Foto berwarna 3×4 sebanyak 4 lembar.
  • Fotokopi surat keterangan pengangkatan pegawai tetap.
  • Fotokopi SHM/SHGB dan IMB
  • Fotokopi buku rekening tebungan selama 3 bulan terakhir.
  • Fotokopi slip gaji,
  • Fotokopi NPWP

2. Uang Muka KPA

Untuk membeli apartemen dengan cara KPA, maka kita mesti menyiapkan sejumlah uang muka atau Down Payment (DP). Adapun besarnya uang muka ini tergantung dari bank penyedia. Besarnya uang muka setiap bank berbeda-beda. Namun biasanya sekitar 20% dari harga apartemen.

Baca: Inilah 6 Cara Pengajuan KPR Rumah Bersubsidi Agar Diterima

3. Suku Bunga KPA

Sama seperti jenis pinjaman bank yang lainnya. KPA pun mengenal bunga yang mesti kita bayarkan selama masa cicilan. Adapun besarnya suku bunga KPA Tersebut dipengaruhi oleh besarnya pinjaman. Misalnya pada kredit pemilikan apartemen BTN, apabila pinjaman di atas Rp 350 juta maka besarnya suku bunga adalah 12%. Sedangkan apabila di bawah Rp 350 juta maka besarnya suku bunga adalah 11,5%. Suku bunga tersebut bernilai tetap (fixed) selama 1 tahun, setelah itu mengambang atau floating mengikuti suku bunga Bank Indonesia (BI) di tahun berikutnya.

Akan tetapi, aturan suku bunga setiap bank tidak semuanya sama. Beda bank beda pula aturan suku bunganya. Misalnya pada bank BCA, Kredit Pemilikan Apartemen BCA menawarkan beberapa suku bunga tetap yakni selama 1 – 15 tahun.

4. Biaya Lain

Sewaktu mengajukan KPA, kita akan dikenakan biaya administrasi atau biasa disebut dengan biaya prarealisasi. Adapun besaran biaya ini dapat berbeda-beda tergantung bank penyedia KPA. Biaya administrasi ini mesti kita banjaran sesudah proses akad kredit.

5. Mengalihkan KPA

Sewaktu proses cicilan KPA sedang berjalan, terkadang kita merasa suku bunga di bank lain lebih ringan dan kita pun tertarik ingin berpindah bank atau over kredit apartemen. Sama halnya seperti KPR, cicilan KPA pun dapat dialihkan ke bank lain seperti kredit pemilikan apartemen mandiri, kredit pemilikan apartemen bni ataupun bank lainnya.

Adapun untuk cara oper kredit KPA ini adalah kita mesti mengisi kembali formulir pengajuan KPA bank tujuan. Proses ini sama seperti proses pengajuan awal. Yang membedakan, bank nantinya akan melakukan penghitungan berapa dan cicilan yang telah masuk, kemudian menghitung selisihnya untuk memperoleh cicilan yang mesti kita bayarkan di bank baru tersebut.

Add Comment