4 Tips Jitu Menghadapi Tes Wawancara Kerja

Tips Jitu Menghadapi Tes Wawancara Kerja

Tips Jitu Menghadapi Tes Wawancara Kerja – Image: Flickr.com – MindFieldGroup2014

4 Tips Jitu Menghadapi Tes Wawancara Kerja – Bagi sebagian orang melamar pekerjaan adalah hal mudah. Sebab, ia sudah mengetahui bagaimana cara mendapatkan informasi akurat mengenai perusahaan-perusahaan yang tengah membutuhkan karyawan, ia tahu bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup (Curiculum Vitae atau CV) dan surat lamaran kerja yang menarik supaya diminati perusahaan, ia tahu bagaimana cara mempersiapkan diri untuk bersaing dalam mengikuti tes tertulis serta langkah jitu dalam menghadapi sesi wawancara kerja atau interview kerja.

Akan tetapi, bagaimana dengan kita yang baru lulus sekolah ataupun kuliah? Bisa jadi hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebab kita tidak tahu bagaimana cara memulai itu semua. Terlebih, apabila kita tidak mengetahui hal apa saja yang mesti dilakukan supaya sukses melewati sesi tes wawancara kerja.

Baca: 4 Hal Penting yang Bisa Melancarkan Interview Kerja

Wawancara kerja adalah salah satu bagian yang mesti dilalui oleh pencari kerja. Tes wawancara kerja mempunyai porsi yang lumayan besar dalam menentukan untuk diterima atau tidaknya bekerja. Tidak heran bayak pencari kerja yang lolos tes tertulis, tapi gagal ketika tes wawancara kerja.

Sepandai apapun dan seberapa banyak pengalaman yang kita miliki tidak bisa menjamin untuk bisa diterima bekerja di tempat yang kita inginkan. Tidak ada rumus yang bisa digunakan dalam sesi wawancara selaian berusaha meyakinkan pihak pewawancara bahwa kita mampu, cocok serta orang yang tepat untuk menempati lowongan yang tengah dicari perusahaan.

Terdapat beberapa tipe bentuk wawancara yang biasanya digunakan perusahaan dalam merekrut calon karyawannya. Salah satu bentuk wawancara kerja yang umum digunakan ialah berbentuk tanya-jawab antara kandidat pelamar dengan pihak perusahaan.  Wawancara tipe ini hanya berbentuk penyaringan atau screening, yang mana hanya sekedar menyamakan antara apa yang dipaparkan oleh pelamar dalam surat lamarannya melalui keterangan lisan secara detail.

Selanjutnya wawancara tipe kelompok, pada wawancara tipe ini para kandidat yang sebelumnya lulus seleksi akan dikumpulkan untuk melakukan diskusi formal. Untuk subyek yang akan dibicarakan dipilih oleh pihak pewawancara. Para kandidat pencari kerja, diminta untuk melontarkan pendapatnya, membuat kesimpulan atau bertanya.

Biasanya wawancara seperti ini dilakukan untuk mengetahui potensi kepemimpinan dalam bidang manajerial. Tujuannya ialah untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan seorang kandidat berinteraksi dengan orang lain. Selain itu untuk mengetahui bagaimana kandidat menggunakan pengetahuan serta kemampuan berpikirnya untuk bisa mengalahkan orang lain.

Bagi Anda yang merasa sering mengalami kegagalan wawancara dalam proses pencarian kerja, lakukanlah beberapa tips berikut ini.

Tips Menghadapi Tes Wawancara Kerja

Mencari Informasi Perusahaan.

Pertanyaan wawancara sering kali tidak terduga. Apabila kita tidak mempunyai persiapan yang baik, tentu tidak tahu apa yang mesti dijawab. Persiapan terbaik sebelum mengikuti wawancara ialah mencari tahu informasi mengenai perusahaan contohnya seperti sejarah, visi, misi perusahaan dan lainnya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui itu semua, bisa dengan memanfaatkan internet atau apabila mempunyai kerabat atau teman yang bekerja di perusahaan tersebut menanyakan secara langsung merupakan pilihan terbaik.

Mempelajari Profesi.

Apabila kita termasuk lulusan baru (fresh graduete) atau belum mempunyai pengalaman, cobalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai profesi yang di lamar. Apabila terdapat pertanyaan seputar profesi yang dilamar dan kita mampu menjawabnya, maka pihak pewawancara akan menganggap kita mempunyai niat besar terhadap perusahaan.

Penampilan.

  • Kenakanlah pakaian formal dan rapi. Usahakanlah agar tetap rapi ketika tiba di tempat sebab penampilan merupakan hal pertama yang dilihat oleh pihak pewawancara.
  • Gunakan sepatu yang umumnya digunakan untuk acara resmi, bersih serta disemir tidak kusam.
  • Kondisi tubuh harus segar. Wangi boleh asalkan jangan berlebihan sebab belum tentu pihak pewawancara menyukai aroma parfum yang kita kenakan.

Mengatur Bahasa Tubuh.

  • Ketika masuk ke dalam ruangan berjalanlah dengan tubuh yang tegap dan sigap. Hal ini menunjukkan bahwa kita merupakan orang yang berani.
  • Sodorkan tangan sembari tersenyum ketika bersalaman.
  • Janganlah duduk sebelum dipersilakan.
  • Hindarilah berbicara tanpa ekspresi sebab akan menyulitkan pihak pewawancara dalam memahami apa yang kita bicarakan.
  • Lakukanlah kontak mata, dalam arti memandang langsung pihak wawancara ketika berbicara namun jangan berlebihan. Kontak mata yang baik menandakan kita sebagai orang yang terbuka, percaya diri dan jujur.

Add Comment